Pembimbing: Heryani, S.Pd
Bulan Ke-: 1 (Oktober 2022)
Andai aku pintar
Andai aku cantik
Andai aku mempunyai kulit putih
Andai gigiku rapih
Andai aku berbahagia
Pasti senyumku ini nyata
Namun aku percaya
Kebahagiaan itu pasti ada
Hari berganti hari
Bulan berganti bulan
Tahun berganti tahun
Aku masih larut dalam kesedihan
Kapan
bahagia itu datang
Aku
selalu berdoa kepada Tuhan
Agar kebahagiaanmu
datang
Entah
sampai kapan
Tewas
Penulis: Chelsea Nirmala J.L
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Bulan Ke-: 1 (Oktober 2022)
Aku masih bernafas
Namun jiwaku telah lama tewas
Kebahagiaan yang cukup ringkas
Semua harapan terpaksa kuhempas
Menjerit setiap malam
Tangan yang bengkak dan legam
Lisan yang terpaksa bungkam
Dihantui peristiwa tahun silam
Entah sampai kapan
Aku sudah lelah berjalan
Memikul ribuan beban
Mau heran tapi ini kehidupan
Kehilangan Sinyal
Penulis: Mutia Rahmawati
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Bulan Ke-: 1 (Oktober 2022)
Dibalik muka datar
Layaknya jalan setapak
Yang terlihat sunyi
Terdengar banyak suara
Yang tak dapat keluar
Dari mulut yang bisu ini
Entah mengapa
Aku merasa seperti TV
Yang kehilangan sinyal dan
Mencoba untuk benar kembali
Malam
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Bulan Ke-: 1 (Oktober 2022)
Begitu kiranya malam
Jatuh di langit mati
Rindu terpiuh
Angin sore itu beristi
Senja gugup di landskap
Ombak
Begitu kiranya gelap
Menyurup sebagai sepi
Yang berbunga hitam
Di atas halaman
Tanah fajar merekah
Aku masih di antara
Malam yang berserak
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Bulan Ke-: 1 (Oktober 2022)
Pagi yang cerah
Kulihat pemandangan yang indah
Nun jauh di sana
Terlihat gedung-gedung bertingkat
Pagi yang cerah
Membuat tubuhku bergairah
Untuk pergi belajar
Meraih cita-cita
Terima kasih. Pagi yang ceria
Semoga cerah selalu
Penulis: Chelsea
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Bulan Ke-: 2 (November 2022)
• Jalan-jalan ke kota Bandung
jangan lupa mengisi saku
kalau kamu sedang bingung
jangan lupa membaca buku
• Harga pasar di atas neraca
dapat untung berjuta-juta
ayo kawan kita membaca
agar hidup dapat pelita
• Ke Semarang bawa merica
singgah sebentar di Surabaya
siapa orang gemar membaca
jalan hidupnya penuh cahaya
• Ada kertas di beri perekat
kertasnya putih dalamnya hangat
selamat membaca wahai sahabat
semoga harimu selalu semangat
Penulis: Risa
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Bulan Ke-: 2 (November 2022)
Malam
Hembusan angin di malam hari
Sunnyi malam waktu yang tepat
Untuk menenangkan diri
Dari aktivitas siang yang melelahkan
Terbangun di pagi hari
Untuk melanjutkan aktivitas
Yang sangat banyak rintangan
Namun tetap aku jalani
Kembali Bertemu Dinginnya malam
Waktu kembalinya mengisi istirahatkan diri Mengistirahatkan badan dan raga yang lelah
Ditemani dengan Kesunyian malam yang tenang
Penulis: Mutia
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Bulan Ke-: 2 (November 2022)
Bidadari Hitam
Siang hari lalu
Aku melihat bidadari
Dengan pakaian serba hitam
Sedang fokus memanah
Aku melihat kecantikan
Dalam dirimu yang suci
Bagai Bidadari Surga
Yang Membuatku terpesona
Kau menoleh ke arahku
Dan memberi senyuman manis padaku
Entah mengapa wajahku yang merah
Seperti memakai blush on
Penulis: Cindy
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Bulan Ke-: 2 (November 2022)
MALAM
Malam yang sangat sunyi
Langit yang begitu gelap
Hembusan angin malam yang sangat dingin
Malam...
Mengapa kamu malam yang sangat di tunggu
Padahal kamu adalah hari yang sangat sunyi
Malam...
Entah mengapa kamu adalah hari yang banyak di sukai
Padahal kamu hanyalah malam yang sangat gelap
Terima kasih malam yang indah
Penulis: Mila Karmila
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Bulan Ke-: 3 (November 2022)
Perpisahan
Benci namun pasti
detik demi detik waktupun terus bergulir
tiap jam terasa jam menuju masa yang tak ku angan
kenangan ...andai kau ada tanpa ada perpisahan
pasti sudah ku minta kau tuk bertahan
tapi sejauh yang ku ketahui
dimana ada kenangan pasti ada perpisahan
perpisahan ... Kalimat yang ku benci namun pasti akan terjadi
perpisahan... Akan kah ini menjadi akhir akhir dari suratan takdir
Penulis: Chelsea Nirmala J.L
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Indonesia Masa Sekarang Sebagai Negera Besar Yang Kaya Akan Sejarah
Indonesia adalah sebuah nagera yang kaya akan sejarah. Indonesia adalah sebuah bangsa yang besar dan memiliki sekian banyak sejarah gemilang dimasa lalu. Sebagai negara besar dengan sejumlah kegemilangan sejarahnya mestinya negeri ini bisa menjadi sebuah negeri yang kaya, maju, dan ditakuti oleh bangsa-bangsa lain. Sayangnya, espektasi tersebut masih jauh jika merujuk pada kondisi masyarakat sekarang ini.
Masalah demi masalah terus menerpa negeri tercinta ini. Berbagai upaya terus dilakukan untuk menjadikan negara dengan penduduk sebanyak 250 jiwa ini lekas menjadi lebih baik. Sayangnya, deretan kasus terus bermunculan yang menjadi penyebab terhambatnya pembangunan nasional, seperti kasus korupsi yang sangat sulit untuk dihapuskan.
Penulis: Risa Amelia
Pembimbing: Heryani, S.Pd

Penulis: Mila Karmila
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Penulis: Mutia
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Sahabat Ainun
Apakah aku tidak bisa mendapatkan seorang sahabat? Mengapa kau tidak mau menjadi sahabatku? Adakah sesuatu yang salah padaku?, semua pertanyaan inilah yang dipikirkan oleh seorang gadis pemurung yang ingin mendapatkan seorang sahabat.
Dialah Ainun seorang siswi 3 SMP yang sedari kecil tidak mempunyai seorang sahabat pun. Dan diapun berambisi untuk mempunyai sahabat yang dapat menerimanya setiap saat.
Suatu hari yang biasa, matahari sudah menyinari langit di pagi hari. Ainun sudah bersiap untuk berangkat sekolah dan berharap bahwa hari ini merupakan hari keberuntungannya. Sesampainya disekolah, dia pun langsung bergegas ke kelasnya dan duduk di kursinya lalu menyimpan tasnya. Seperti biasanya dia langsung mengambil buku sketsa kesayangannya dan pergi ke taman di sekolahnya untuk menggambar. Ainun memang mempunyai hobi menggambar sedari kecil sehingga dia menekuni hobinya hingga sekarang.
Ketika dia sedang asik menggambar, tiba-tiba datang geng para wanita di kelasnya.
"Hei, bocah culun! Pergi sana! Kita mau diem disini." Ucap Kekey yang merupakan ketua geng tersebut.
Duh, kenapa pagi-pagi begini mereka sudah menggangguku. Andai aku mempunyai sahabat pasti mereka tidak menggangguku lagi. Ainun gelisah sembari bergumam karena geng tersebut sering membully nya.
"Ah, lama! Sana pergi culun!" Ucap Kekey sambil menjambak rambut dan mendorong tubuh Ainun hingga tersungkur.
Karena Ainun sudah lelah untuk diam saja atas tindakan-tindakan yang sudah dilakukan oleh mereka. Dia pun mencoba untuk melawan. Tapi, pada akhirnya Ainun malah mendapatkan lebam pada tubuhnya dan geng tersebut merusak buku sketsa kesayangannya hingga dilemparkan pada kolam ikan. Ainun yang sudah tidak berdaya pun hanya bisa menangis meratapi buku sketsa nya sudah hancur.
Tanpa diketahui oleh siapapun, ternyata ada Tayu yang merupakan ketua OSIS di sekolah tersebut melihat kejadian tadi. Dia pun bergegas untuk menolong Ainun yang tidak berdaya dan membawanya ke UKS. Beberapa menit setelah Ainun dibawa ke UKS, Tayu pun bertanya kepada Ainun mengapa hal tersebut dapat terjadi dan Ainun pun menjelaskan kronologi nya pada Tayu dengan tangisan yang membasahi wajahnya. Setelah tahu kejadiannya Tayu pun terkejut ternyata, kejadian seperti sudah lama dialami oleh Ainun. Tayu pun mencoba menghibur Ainun agar merasa jauh lebih baik.
Besoknya, Tayu memanggil semua geng kelasnya Ainun untuk datang ke ruang BK untuk mengatasi masalahnya. Pada akhirnya para anggota geng tersebut mendapatkan surat peringatan dari guru BK dan hukuman membersihkan toilet murid selama 1 bulan. Tiba-tiba Ainun datang pada Tayu untuk meminta sesuatu padanya. Ternyata Ainun ingin berterima kasih untuk hari itu dan meminta Tayu menjadi sahabatnya karena dia merasa senang ada seseorang yang telah mendengarkan keluh kesahnya. Tayu pun merasa senang karena Ainun memintanya menjadi sahabatnya dan Tayu pun menerimanya. Akhirnya Ainun dan Tayu menjadi sahabat yang saling menerima di setiap saat.
Penulis: Cindy
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Penulis: Mutia
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Penulis: Cindy Dwi Ariyanti
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Situs Guha Pawon
Penulis: Mila Karmila
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Penulis: Risa Amelia
Pembimbing: Heryani, S.Pd
Tentang Dia
Penulis: Chelsea Nirmala
Pembimbing: Heryani, S.Pd

0 Komentar